Makanan yang dikonsumsi saat sahur sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh anak pada saat menjalankan ibadah puasa. Itulah sebabnya mengapa makanan yang Bunda sediakan harus menyediakan energi yang cukup agar bisa bertahan berjam-jam saat puasa. Dengan demikian Makanan apakah yang dapat dikonsumsi untuk anak? Berikut adalah jenis makanan yang wajib ada dalam hidangan sahur.

1. Beras Merah dan Roti Gandum

Beras Merah


Kalau biasanya menyajikan makanan sahur dengan menu pokok nasi putih dan lauk pauknya bisa diganti dengan makanan tinggi serat karbohidrat seperti beras merah dan roti gandum. Jika anda mengonsumsi makanan tinggi serat karbohidrat maka energi di dalam tubuh anak akan bertahan lebih lama sehingga sangat ideal ketika dibarengi dengan aktivitas anak yang tinggi.

2. Buah dan Sayur


Tidak hanya kaya akan serat, buah-buahan dan sayuran sangat penting dikonsumsi selama puasa lantaran dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu mencegah sembelit. Selain itu, buah dan sayuran juga mengandung vitamin mineral dan Phytochemical yang bisa menjaga kesehatan anak bunda dengan baik.


Secara umum sayuran dan buah-buahan merupakan sumber berbagai vitamin, mineral, dan serat pangan. Sebagian vitamin, mineral yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan berperan sebagai antioksidan atau penangkal senyawa jahat dalam tubuh.


Berbeda dengan sayuran, buah-buahan juga menyediakan karbohidrat terutama berupa fruktosa dan glukosa. Sayur tertentu juga menyediakan karbohidrat, seperti wortel dan kentang sayur. Sementara buah tertentu juga menyediakan lemak tidak jenuh seperti buah alpokat dan buah merah. Oleh karena itu konsumsi sayuran dan buah-buahan merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan gizi seimbang.

3. Daging dan Susu

Ayam tanpa kulit, ikan, dan produk susu rendah lemak adalah sumber protein yang baik sekaligus membantu membatasi asupan lemak anak. Manfaat lainnya ialah membantu memperbaiki dan membangun jaringan tubuh serta membangun sistem kekebalan tubuh.

4. Lemak Sehat

Lemak Sehat


Dalam memilih makanan yang mengandung lemak sehat ada berbagai jenis pilihan yang bisa dijadikan rekomendasi untuk sahur dan lemak mendapat reputasi yang buruk tapi sebenarnya lemak sehat adalah bagian penting dari diet untuk membantu fungsi tubuh secara optimal. Oleh karena itu makan lemak sehat ke dalam menu sahur anak agar dia lebih kenyang.

5. Makanan Tinggi Protein


Selama sahur usahakan menyediakan makanan yang mengandung banyak protein seperti selai kacang, keju rendah lemak, yogurt atau susu. Anak-anak harus mengkonsumsi kacang-kacangan, daging, oatmeal, telur dan produk turunan susu. Ditambah lagi, pilihlah asupan serat dan jenis sayur-sayuran roti gandum kacang polong, sereal gandum dan buah kering.

6. Minum Air Putih


Saat puasa tepuk mudah kehilangan cairan karena aktivitas berlangsung seperti biasa namun tidak bisa bebas minum. Nah saat sahur anak harus cukup mengkonsumsi cairan. Minum air putih lebih baik daripada minuman manis. Cukupkan minum 2 gelas air putih saat sahur. Air itu akan memenuhi kebutuhan tubuh sehingga tiba waktu buka puasa.
Air merupakan salah satu zat gizi makro esensial, yang berarti bahwa air dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang banyak untuk hidup sehat, dan tubuh tidak dapat memproduksi air untuk memenuhi kebutuhan ini. Sekitar dua-pertiga dari berat tubuh kita adalah air.


Air diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal sehingga keseimbangan air perlu dipertahankan dengan mengatur jumlah masukan air dan keluaran air yang seimbang. Persentase kadar air dalam tubuh anak lebih tinggi dibanding dalam tubuh orang dewasa. Sehingga anak memerlukan lebih banyak air untuk setiap kilogram berat badannya dibandingkan dewasa. Untuk mencukupi kebutuhan cairan sehari hari dianjurkan agar anak-anak minum air sebanyak 1200-1500 ml air/hari.

Referensi
Madu 369 – spesialis anak susah makan. Tips Anak Kuat Puasa! Ini 6 Makanan Penting Untuk Sahur yang Bikin Anak Kuat Seharian. [Video]. https://youtu.be/I5LKa4F4mXQ pada 04 April 2022.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang.

Write A Comment