Orang tua sudah sepatutnya membangun hubungan yang hangat dengan anak untuk membangun kedekatan emosional dengan mereka. Dengan begitu, orang tua akan lebih memahami hal-hal yang menjadi keinginan sang anak. salah satu cara membangun kedekatan dengan anak yaitu dengan adanya ‘deep talk‘.

Deep talk biasanya dilakukan oleh dua orang yaitu percakapan dua arah yang mendalam, membicarakan hal-hal bermakna, pembahasan yang sering kali menciptakan solusi atas masalah-masalah tertentu. Deep talk tidak hanya sekedar berbicara tanpa arti dan tujuan, meskipun juga tidak ada syarat dan aturan khusus ketika hendak melakukannya.

Sebaiknya, deep talk dilakukan sejak anak berusia dini. Hal tersebut dimaksudkan supaya anak menjadi lebih terbuka ketika dewasa kelak dan akan merasa memiliki ruang untuk berbagi cerita.

Image Source by Unplash

Berikut 5 Alasan Mengapa Deep Talk Perlu Dilakukan

1. Meningkatkan Kebahagiaan

Studi mengungkapkan bahwa orang yang rutin berbicara dan berkomunikasi dengan orang lain akan merasa kualitas hidupnya lebih baik dan bahagiaPerbincangan yang bermakna, menarik, dan kompleks bisa menjadi sarana untuk mengatasi rasa kesepian.

Begitu pula bagi anak-anak, mereka yang memiliki komunikasi yang baik dengan orang tuanya akan lebih merasa bahagia daripada mereka yang tidak.  Sebab, anak-anak juga membutuhkan telinga orang lain untuk mendengarkan apa saja yang diinginkannya dan untuk berbagi cerita. Anak-anak tidak melulu harus mendengar, mereka juga ingin pendapatnya didengar oleh orang dewasa.

2. Menambah Sudut Pandang Kehidupan

Setiap orang memiliki pandangannya masing-masing tentang suatu hal. Mendengarkan cerita atau pendapat dari orang lain dapat memberikan sudut pandang lain yang mungkin tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Anak-anak yang sering diajak ‘deep talk’ akan memiliki sudut pandang yang lebih luas. Pembicaraan yang mendalam membuat mereka belajar untuk melihat permasalahan dari sisi yang berbeda. Tak jarang nantinya mereka akan mendapat pengetahuan baru yang berguna untuk perkembangan diri.

3. Menemukan Makna Hidup

Makna hidup merupakan suatu tujuan dan harapan hidup yang dimiliki oleh masing-masing individu. Dengan memiliki makna hidup, seseorang bisa menentukan target dan cita-cita yang ingin digapai dengan lebih realistis, sehingga hidup pun akan terasa lebih sejahtera, nyaman, dan bahagia.

Makna hidup tidak serta merasa datang begitu saja. Oleh karena itu, anak-anak memerlukan dukungan orang tua untuk menemukannya yaitu salah satunya dengan deep talk. Untuk membantu menemukan makna hidupmu, cobalah lakukan deep talk. Perbincangan mendalam diyakini dapat membantu seseorang untuk menemukan tujuan hidupnya. Melalui deep talk, anak-anak akan mempelajari pengalaman orang lain dan juga mencari inspirasi untuk mencapai keinginannya.

4. Mempererat Hubungan

Memiliki hubungan yang erat dengan anak bisa diwujudkan dengan cara deep talk. Mencurahkan isi hati dan pikiran secara jujur dan terbuka dapat mengembangkan kepercayaan, pengertian, empati, serta kasih sayang.

Meski Anda adalah orang tua mereka, Namun anda tentu tidak selalu bisa membaca pikiran anak Anda, bukan? Komunikasi sehat  dengan anak dapat menghindarkan Anda dari kesalahpahaman.

Lewat deep talk, Anda dapat mengetahui perasaan anak Anda yang sesungguhnya atau jika ada masalah yang sedang dihadapinya. Dengan demikian, Anda jadi lebih memahami alasan di balik tindakannya.

5. Mengurangi Resiko Gangguan Mental

Masalah dan perasaan negatif memang sebaiknya tidak dipendam terlalu lama. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa berbagi emosi negatif dengan orang terdekat bisa membantu meringankan stres dan tekanan secara fisik maupun emosional.

Tidak baik untuk anak-anak memendam perasaan negatif, karena hal tersebut dapat berpengaruh terhadap perkembangan emosional anak ke depannya. Dengan mengakui perasaan sedang tidak baik-baik saja, anak justru akan merasa lebih tenang dan tidak larut dalam kesedihan atau amarah. perasaan-perasaan negatif yang terus dipendam dan menumpuk dapat meningkatkan risiko mengalami gangguan mental, seperti depresi dan gangguan kecemasan lainnya.

Nah, untuk mencegah terjadinya hal tersebut, anak memerlukan support system yang baik untuk mendapatkan dukungan emosional. Salah satu caranya yaitu bisa dilakukan melalui deep talk.

Melalui percakapan yang sehat, jujur, dan terbuka dengan orang tua yang dipercayai, anak bisa menuangkan seluruh isi hati atau unek-uneknya. Hal ini bisa membuat mereka merasa diterima dan akan merasa lebih lega.

Referensi:

Andrian, Kevin. Ini Alasan Mengapa Deep Talk Penting untuk Dilakukan. Diakses di https://www.alodokter.com/ini-alasan-mengapa-deep-talk-penting-untuk-dilakukan pada 07 Juni 2022

Katyusha, Winona. Deep Talk, Manfaatnya Secara Emosional Psikologis. Diakses di https://hellosehat.com/mental/hubungan-harmonis/manfaat-deep-talk/ pada tanggal 07 Juni 2022.

Khazan, Hasan. Pentingnya Deep Talk dengan Anak, Ini 3 Cara Ampuh untuk Dilakukan Orang Tua. Diakses di https://ternate.pikiran-rakyat.com/ragam/pr-2063056559/pentingnya-deep-talk-dengan-anak-ini-3-cara-ampuh-untuk-dilakukan-orang-tua pada tanggal 07 Juni 2022

Rahmawati, Evi. Small Talk VS Deep Talk. Diakses di https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-tangerang1/baca-artikel/14716/Small-Talk-vs-Deep-Talk.html pada tanggal 07 Juni 2022.

Write A Comment