Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh – Setiap ibadah yang diperintahkan oleh Allah swt. selalu menyimpan manfaat baik untuk urusan akhirat atau dunia, lebih spesifik bagi kesehatan.
Allah memerintahkan manusia untuk beribadah kepadanya. Setiap ibadah tersebut memiliki banyak manfaat bagi manusia, baik itu manfaat di dunia maupun di akhirat. Begitu juga ibadah puasa memiliki banyak keutamaan-keutamaan. Seperti yang tertera dalam suatu hadis yaitu Rasulullah Saw. bersabda yang artinya: “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.
Selain itu, puasa juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Berdasarkan hasil penelitian Dr. Ebrahim Kaazim dari Trinidad Islamic Academy, yaitu puasa membuat tidur lebih berkualitas, sehingga hal ini berpengaruh pada perbaikan otak dan tubuh.
Dokter Yeni Purnama dari Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) menjelaskan, puasa dapat membersihkan segala racun yang ada dalam tubuh, seperti kolesterol, lemak jenuh, kalori berlebihan, radikal bebas, dan lain sebagainya. Ketika berpuasa, proses detoksifikasi (pembersihan) virus-virus dilakukan sepanjang hari. Jadi, tidak heran apabila ada seseorang yang melaksanakan puasa lebih bergairah dan semangat bekerja.

Manfaat Puasa Bagi Tubuh
Meningkatkan kekebalan Tubuh
Tubuh manusia memiliki sistem imun yang berfungsi untuk melawan semua penyebab penyakit seperti bakteri virus jamur atau parasit, dan zat-zat penyebab alergi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa puasa Ramadhan dapat meningkatkan kadar IgA dan IgG, yaitu jenis antibodi yang memiliki jumlah terbanyak dalam tubuh. Ketika kedua zat tersebut meningkat maka kondisi fisik pun akan menguat untuk melawan bakteri atau virus penyebab penyakit. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa dapat menekan produksi radikal bebas sekitar 90% dan meningkatkan antioksidan sekitar 12%.
Menyehatkan Jantung
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ahli kesehatan juga menyatakan, bahwa seseorang yang melaksanakan puasa memiliki risiko rendah terkena penyakit jantung, karena dapat menurunkan tekanan darah, trigeliserida dan tingkat kolesterol. Dari data penelitian, berpuasa delapan minggu bergantian mengurangi kadar kolesterol jahat sebesar 25% dan trigeliserida sebesar 32%.
Mengurangi Risiko Kanker
Puasa dapat membantu pencegahan kanker, karena saat berpuasa laju pembelahan sel dalam tubuh akan berkurang. Hal ini terjadi akibat keterbatasan asupan, sehingga tubuh akan memproduksi enzim dengan maksimal. Tubuh akan bekerja lebih ringan dibandingkan ketika tidak berpuasa. Sebab, ketika seseorang tidak berpuasa, tubuh lebih bekerja keras mengolah setiap makanan yang masuk dari mulut.
Menjaga Berat Badan
Manfaat puasa lainnya yaitu dapat menurunkan berat badan dengan membatasi asupan kalori dan meningkatkan metabolisme. Tubuh akan melakukan pembakaran lemak secara besar-besaran ketika seseorang dalam keadaan berpuasa. Hal tersebut lalu diubah menjadi energi, sehingga seseorang tetap memiliki kekuatan untuk beraktivitas meskipun berpuasa. Pembakaran lemak juga akan mengurangi tingkat kolestrol, diabetes, tekanan darah, dan tentunya membantu seseorang mengurangi berat badan.
Dalam suatu ulasan menunjukkan bahwa puasa sepanjang hari dapat mengurangi berat badan hingga 9% dan secara signifikan mengurangi lemak tubuh pada minggu ke 12 sampai minggu ke 24.
Referensi
Dewi, Merses Veria dan Subrata, Sumarno Adi. “Puasa Ramadhan dalam Perspektif Kesehatan: Literature Reveuw”. Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora. Volume 15. Nomor 2, 2017.
El-Jaquene, Ferry Taufiq. Tradisi Puasa Para Nabi: Menyingkap Hikmah dan Kedahsyatan Laki Prihatin Para Nabi dari Nabi Adam Hingga Nabi Muhammad. Yogyakarta: Asaka, 2018.
Tantawi, Rafiqi. Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Rohani dan Jasmani. Buletin Taqwa Universitas Medan Area, 2019.
1 Comment
Pingback: Anjuran Makan Sahur Saat Berpuasa